Spanyol Bisa Jadi Anggota UE Terbaru yang Beraliran Kanan

by -944 Views

Pemilihan umum di Spanyol, hari Minggu (23/7) dapat menjadikan negara itu sebagai anggota Uni Eropa terbaru yang beraliran populis ke kanan, sebuah perubahan yang akan mewakili pergolakan besar setelah lima tahun di bawah pemerintahan sayap kiri.

Perdana Menteri Pedro Sánchez menyerukan pemilu awal, setelah Partai Pekerja Sosialis Spanyol dan mitra koalisi sayap kirinya yang kecil, Unidas Podemos yang artinya “Bersatu Kita Bisa”, kalah dalam pemilu lokal dan regional.

Profesor Komunikasi Politik di Universitas Complutense Madrid, María José Canel Crespo mengatakan, “Sebagian yang akan kita lihat pada pemungutan suara 23 Juli adalah pemilih yang menginginkan perubahan. Mengapa? Karena mereka tidak ingin makna kata-kata terguncang. Seperti saya katakan, kebohongan akan menjadi hal penting. Kemudian ada pasar dan perusahaan yang membutuhkan keamanan dan stabilitas.”

Partai Rakyat (PP) kanan-tengah muncul dari pemilu 28 Mei dengan suara terbanyak. Jajak pendapat untuk pemilu secara konsisten menempatkan PP di tempat pertama. Tetapi kemungkinan memerlukan dukungan dari partai Vox sayap kanan untuk membentuk pemerintahan.

Koalisi semacam itu akan mengembalikan kekuatan sayap kanan ke pemerintahan Spanyol untuk pertama kalinya, sejak negara itu beralih ke demokrasi, setelah kematian Jenderal Francisco Franco tahun 1975.

Jenderal Franco adalah diktator yang memerintah Spanyol selama hampir 40 tahun.

Partai Rakyat dan Vox sepakat untuk memerintah bersama di sekitar 140 kota besar dan kecil sejak Mei, serta menambahkan dua wilayah lagi ke wilayah-wilayah yang telah mereka kelola bersama. [ps/lt]

Sumber: www.voaindonesia.com

No More Posts Available.

No more pages to load.