Presiden Mesir Terima PM Jepang, Bahas Ukraina dan Sudan

by -1565 Views

Pada konferensi pers bersama setelah pertemuan mereka, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi mengatakan kedua pemimpin membahas tantangan yang timbul akibat perang di Ukraina.

“Kami meninjau tantangan yang disaksikan arena internasional belakangan ini, khususnya dampak ekonomi besar-besaran yang ditimbulkan krisis Ukraina terhadap negara-negara berkembang yang melampaui apa yang disebabkan oleh pandemi virus corona, dalam hal kenaikan tingkat inflasi, naiknya harga energi dan pangan, dan ekspektasi penurunan tingkat pertumbuhan,” kata el-Sissi.

Terkait invasi Rusia ke Ukraina, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa tatanan internasional “diguncang sangat kuat.”

“Menanggapi upaya untuk mengubah status quo secara sepihak dengan paksa, Jepang akan bergandengan dengan sahabat-sahabatnya di negara-negara Arab, menyampaikan keprihatinan bersama supaya prinsip-prinsip seperti menghormati kedaulatan, wilayah, dan persatuan yang diabadikan dalam Piagam PBB ditegakkan, dan memperkuat tatanan internasional berdasarkan supremasi hukum,” ujar Kishida.

Kishida dan el-Sissi juga membahas masalah yang menjadi perhatian bersama, mencakup masalah Palestina, situasi di Libya dan krisis yang sedang berlangsung di Sudan.

Tentang Sudan, Presiden el-Sissi mengatakan, “Perkembangan di Sudan menempati aspek penting pembicaraan. Seperti yang saya tekankan kepada Perdana Menteri bahwa visi Mesir didasarkan pada perlunya gencatan senjata di Sudan segera, permanen dan komprehensif.”

El-Sissi menekankan pentingnya pihak luar menahan diri untuk campur tangan. Krisis ini, ia mengingatkan, murni masalah Sudan. Jadi, pihak luar sebaiknya memfasilitasi diredamnya krisis dan mencegahnya memanas.

PM Jepang Fumio Kishida bertemu Sekjen Liga Arab Aboul Gheit di markas Liga Arab di Kairo, Minggu (30/4).

Sebelumnya hari itu, Kishida bertemu Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, di markasnya di Kairo. Setelah pembicaraan mereka, Kishida menyampaikan, bahwa sesi ketiga dialog politik Jepang-Arab akan diadakan pada September.

Kishida juga berpidato dalam sesi Liga Arab dan menyampaikan, “Melalui kerangka kerja forum ekonomi Jepang-Arab, kami akan semakin memperluas dan memperdalam hubungan ekonomi dengan negara-negara Arab dalam bidang-bidang seperti perdagangan, investasi, energi, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.”

Mesir adalah perhentian pertama dalam lawatan Perdana Menteri Jepang ke Afrika dan Singapura. Ia akan ke Ghana, Kenya dan Mozambik, menurut pejabat-pejabat. [ka/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com

No More Posts Available.

No more pages to load.